Batavia Prosperindo mengadopsi strategi investasi baru di tengah gejolak pasar modal 2026, fokus pada emiten dengan fundamental kuat dan aset berisiko rendah.
PIK 2 (PANI) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 83,89% menjadi Rp1,14 triliun sepanjang 2025 yang ditopang oleh pertumbuhan pendapatan.
Mandiri Manajemen Investasi menargetkan AUM Rp1 triliun dengan meluncurkan ETF Emas untuk memudahkan investor domestik berinvestasi emas di BEI.
Rupiah dan mata uang Asia melemah akibat perang Timur Tengah, dengan volatilitas meningkat karena lonjakan harga minyak dan ketegangan geopolitik.
Demutualisasi BEI 2026 bertujuan meningkatkan independensi, tata kelola, dan daya saing, serta mengurangi konflik kepentingan untuk menarik investor global.
Demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan akan dilakukan tahun ini, dengan sejumlah manfaat membuat bursa lebih ...
Konflik AS-Iran memicu kenaikan harga batu bara, menguntungkan saham sektor ini seperti ITMG dan PTBA dalam jangka pendek. Investor disarankan akumulasi beli.
BUVA tingkatkan kepemilikan di Culina Global jadi 99% lewat pembelian saham. Segmen F&B BUVA naik jadi Rp90,42 miliar, menyumbang 31% dari total penjualan.
Emiten batu bara Grup Sinarmas, Golden Energy Mines (GEMS) mencatatkan produksi batu bara sebesar 54,9 juta ton sepanjang tahun 2025.
ETF Emas diluncurkan, diprediksi capai dana kelolaan Rp5 triliun di 2026. Produk ini menarik investor dengan akses mudah dan investasi awal rendah.
Mirae Asset menurunkan target harga saham Unilever (UNVR) ke Rp2.200 pasca divestasi bisnis es krim dan teh, meski diharapkan ...
Indeks Bisnis-27 rebound 2,20% ke 519,39, didorong saham ADMR, JPFA, dan TLKM. Sebanyak 22 dari 27 saham konstituen menguat, transaksi Rp6,42 triliun.